Asal Kata Minggu Dan Ahad

Kebetulan hari ini adalah hari Sabtu malam Minggu. Saya sendiri lebih suka menyebutnya malam Ahad. Karena dulu saya pernah mendengar salah seorang teman saya dimarahi (baca:nasehati)  gurunya waktu menyebut hari Ahad dengan Minggu. dan karena kebetulan guru itu juga guru saya, saya anggap nasehat itu juga untuk saya.
Sore ini tiba-tiba terbersit keingintahuan saya soal pemakaian nama hari Minggu dan Ahad ini. Kebetulan tadi ada teman disamping saya dan saya coba tanyakan soal asal hari yang berlaku di Indonesia ini. Setelah berbincang kesana kemari kami sependapat bahwa untuk hari senin, selasa, rabu, kamis dan jum'at diadopsi dari bahasa Arab.
  • Senin ----> Istnain = Dua
  • Selasa---> Tsalatasah = Tiga
  • Rabu----> Arbangah = Empat
  • Kamis--> Khomsah = Lima
  • Jum'at--> Jama'ah = Berkumpul, Kumpulan
  • Sabtu--> Sabat (Hari yang disucikan pada jaman nabi Musa As.)
Nah , yang jadi permasalahan waktu bincang-bincang tadi adalah hari Minggu. kalau emang mengadopsi dari bahasa Arab kenapa Ahad yang berarti satu tidak diadop sekalian??? Setelah sedikit berfikir kemudian saya ingat novel "The Davinci Code" yang pernah melambung pada tahun 2003. Dan kebetulan saya juga punya e-booknya. Di novel ini saya menemukan tulisan berikut:
Di masa kekaisaran Romawi Konstantin, agama resmi Romawi adalah pemujaan matahari, dan Konstantin adalah pendeta kepalanya. Ketika itu, Konstantin menghadapi kenyataan, 3 abad sepeninggal Yesus, penganut Kristen tumbuh berlipat-lipat. Kaum Kristen dan pagan mulai berperang. Situasi dianggap mengancam dan memecah belah Romawi.

Konstantin memutuskan untuk menyatukan Romawi dalam sebuah agama tunggal, Kristen. Caranya, mengalihkan para penganut pagan (polytheisme) pemuja matahari menjadi Kristen, dengan meleburkan simbol-simbol, tanggal-tanggal, serta ritus-ritus pagan ke dalam tradisi Kristen yang sedang tumbuh. Melalui Konsili Nicaea, Konstantin berhasil menciptakan agama hybrid yang dapat diterima kedua belah pihak. Konstantin juga menggeser hari Sabat Yahudi sebagai hari peribadatan Kristen, menjadi hari Minggu agar bertemu dengan hari kaum pagan memuliakan matahari, Sun-day.
(Majalah Insani, April 2005)
Rasa penasaran saya semakin tambah, setelah browsing akhirnya ketemu asal nama hari minngu di forum indowebster (Tak copas yo!) :
Minggu adalah hari ketujuh dalam satu pekan menurut standar kalender ISO 8601. Kata Minggu diambil dari bahasa Portugis, Domingo. Dalam bahasa Melayu yang lebih awal, kata ini dieja sebagai DoMinggu. Baru sekitar akhir abad ke 19 dan awal abad ke 20, kata ini dieja sebagai Minggu.Kata Minggu (m dalam huruf kecil) berarti pekan, satuan waktu yang terdiri dari tujuh hari.tambahan, arti dominggo adalah TUHAN. simbol hari TUHAN untuk umat nasrani
Lha wong Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at, Sabtu semuanya berasal dari bahasa Arab. Tapi, basan njedul....maksud saya setelah masuk hari ke-7; kok malah bahasa Portugis Minggu, apalagi Sunday.

Emang, Ahad itu lebih baik... Ahad=satu

Oww.. ternyata ini alasannya... Terngiang teriakan “Ahad, Ahad, Ahad” dari seorang Bilal bin Robbah tatkala ditimpakan batu besar di atas tubuhnya di padang pasir. Subhanalloh. Betapa kerasnya perjuangan sahabat Nabi mempertahankan kemantaban aqidahnya. Ya Alloh maha Ahad, Alloh maha esa. Dan beliau radhialloohu 'anhu tidak mau merubah ucapannya itu...
Qul huwAllahu Ahad (Al ikhlas ayat 1), jadi ingat lagunya Bang haji: Katakan tuhan (Allah)itu satu... Tuhan (Allah) tempat menyembah.. dan tempat meminta...

Sepertinya memakai nama hari Ahad lebih pas, ya gak?? Eh, ngomong2, artikel singkat ini layak dipublish di facebook ga ya? ups...

Postingan populer dari blog ini

Asal Usul Nama Hari (Versi Inggris)

About Rujak

Sedikit Demi Sedikit Lama - Lama Menjadi Bukit

Spasi MS Office Word Banyak Yang Hilang